Berita Forex - NZD/USD Sentuh Terendah Empat Hari

HarianForex.com - NZD/USD memperpanjang penurunan sebelumnya untuk mencapai harga terendah empat hari di level 0,7155 karena sentimen di sekitar harga susu bubuk melemah menjelang lelang Dairy Global Trade (GDT) hari ini.


Milk futures melemah
Kontrak whole milk powder futures untuk bulan Maret, April, dan Mei turun hampir 5% selama beberapa hari terakhir, sedangkan prediksi pasar hanya pada angka 3%.

Dolar 'Kiwi' yang berkolerasi dengan produk susu cenderung melemah jika harga susu bubuk turun lebih dari yang diharapkan.

Level-level teknis NZD/USD
Spot terakhir terlihat diperdagangkan di sekitar 0,7158. Penembusan support 0,7134 (terendah 14 Februari) akan mengekspos 0,71 (angka bulat), di bawahnya penurunan dapat diperpanjang ke 0,7043 (terendah 1 Desember). Di sisi lain, penembusan di atas 0,7170 (terendah hari sebelumnya) akan mengekspos 0,72 (angka bulat) dan 0,7242 (tertinggi 16 Februari).

Keyword : berita forex hari ini, berita forex lengkap, portal berita forex up todate, berita keuangan dan pasar forex

Berita Emas - Emas Tergelincir Di Asia Di Tengah Risk-On, Fokus Pada Pidato Anggota Fed

HarianForex.com - Saat ini emas diperdagangkan -0,32% lebih rendah di $1135,25, setelah menemukan support kuat dekat SMA 200-jam di $1234,20. Emas rally ke level $1240 sehari sebelumnya, karena greenback mengalami penurunan di tengah ketidakjelasan kebijakan pajak Trump.


Namun, logam kuning gagal mempertahankan kenaikannya dan turun tajam di Asia, karena dolar AS menggelar comeback solid di balik treasury yield yang lebih tinggi di tengah kembalinya minat investor terhadap produk yang berisiko. Juga, peningkatan kegugupan menjelang pidato para anggota Fed pekan ini membebani emas.

Lebih lanjut, dalam bukti memburuknya kepercayaan investor pada emas, SPDR Gold Shares melaporkan arus keluar 2,4 ton pada hari Jumat, yang pertama dalam hampir empat minggu.

Semua perhatian sekarang tetap pada pidato anggota Fed dan berita acara FOMC pekan ini untuk arah baru si logam kuning.

Keyword : berita emas hari ini, analisa emas hari ini, harga emas, berita forex

Analisa Emas - Emas akan Bearish Pada Kisaran USD123x

Emas bergerak korektif bearish pada kisaran USD1234 dan diperkirakan akan lanjut bergerak bearish sampai membentur support kisaran USD1222.

Pergerakan Emas kedepan diperkirakan akan membaik mengingat agenda politik di Eropa dan AS menjadi dominan dengan berkembangnya ketidakpastian yang terus meningkatkan minat investor untuk kembali menjadikan Emas sebagai safe-haven

Jika di Eropa resiko politik terus berkembang dengan makin dekatnya era pemilihan umum, maka di AS, Presiden Trump kemungkinan akan bergerak untuk mengisi tiga lowongan di Dewan Gubernur FED dalam beberapa bulan ke depan. Spekulasi yang berkembang mengingat agendanya adalah pemotongan pajak dan utang yang dipicu belanja infrastruktur, Trump kemungkinan mencari anggota FED yang lebih bersuara Dovish, apalagi pernah terdengar isu bahwa Dolar AS dianggap terlalu kuat.

Analisa Teknikal 
Pada grafik H4 di bawah ini dapat dilihat salah satu kemungkinan hitungan Elliott Wave yang dapat membantu anda mengambil keputusan trading hari ini.

Klik Gambar untuk memperbesar


keyword : analisa emas hari ini, analisa emas minggu ini, harga emas, analisa forex oleh seputarforex.com, harianforex.com, harian forex

Analisa Forex - USD/CAD 21 Februari 2017

Analisa teknikal mata uang USD/CAD melalui pendekatan indikator zigzag dan pola data candle. Langkah seperti apa yang bisa dilakukan untuk mendapatkan profit yang optimal hari ini? Simak beberapa poin yang dipaparkan sebagai berikut :

Klik Gambar untuk Memperbesar

  1. Pergerakan USD/CAD masih berada dalam area sideway yang berkepanjangan. Strategi analisa beberapa hari kemarin masih dipergunakan hingga saat ini.
  2. Strategi pertama adalah buy. Untuk eksekusi buy sebaiknya dilakukan ketika harga mendekati area 1.29817 atau 1.29704 dengan konsekwensi stop lost di kisaran 1.29586. Jika ternyata harga turun dan menembus SL, maka lakukan eksekusi balikan yakni sell di harga 1.29586 atau 1.29704 dengan SL di kisaran 1.29817. 
  3. Strategi kedua adalah sell. Untuk eksekusi sell sebaiknya dilakukan ketika harga mendekati area 1.31825 atau 1.31969 dengan konsekwensi stop lost di kisaran 1.32120. Jika ternyata harga naik dan menembus SL, maka lakukan eksekusi balikan yakni buy di harga 1.32120 atau 1.31969 dengan SL di kisaran 1.31825.    
  4. Pengambilan profit disarankan 5-15pips saja. Jika ingin mendapatkan lebih disarankan penarikan SL pada poin plus.
  5. Beberapa indikasi lainnya yang dibuat dengan garis terputus bisa dilihat pada gambar di atas.
  6. Selalu waspada, cermati, dan ikuti alur dari setiap pergerakan harga yang terjadi. Gunakan managemen lot yang baik.

Analisa Emas - Memantau Gold 21 Januari 2017

Analisa teknikal pergerakan Gold melalui pendekatan indikator zigzag dan pola data candle. Langkah seperti apa yang bisa dilakukan untuk mendapatkan profit yang optimal hari ini? Simak beberapa poin yang dipaparkan sebagai berikut :

Klik Gambar untuk Memperbesar

  1. Pergerakan Gold satu hari kemarin secara perlahan naik dibawa oleh kubu buyer tetapi dalam range yang kecil. Hal tersebut belum bisa teridentifikasikan akankah buyer kembali mendominasi keadaan. Oleh karena itu strategi yang akan dipergunakan masih sama seperti kemarin yaitu sell.
  2. Untuk eksekusi sell sebaiknya dilakukan ketika harga mendekati area 1242.46 dengan konsekwensi stop lost di kisaran 1244.68. Jika ternyata harga naik dan menembus SL, maka lakukan eksekusi buy di area 1244.68 dengan konsekwensi SL di kisaran 1242.46.        
  3. Pengambilan profit disarankan 5-20pips saja. Jika ingin mendapatkan lebih disarankan penarikan SL pada poin plus.
  4. Beberapa indikasi lainnya yang dibuat dengan garis terputus bisa dilihat pada gambar di atas.
  5. Selalu waspada, cermati, dan ikuti alur dari setiap pergerakan harga yang terjadi. Gunakan managemen lot yang baik.

Berita Forex - RBA Merilis SoMP Kuartal 4, AUD/USD akan Sideways

HarianForex.com - Dolar Australia sideways di sesi perdagangan hari Jumat (10/Feb) siang ini setelah Bank Sentral Australia (RBA) merilis Pernyataan Kebijakan Moneter (Statement of Monetary Policy/SoMP) kuartal keempat 2017 pagi tadi.


Bank Sentral Australia (RBA) menyoroti peningkatan outlook ekonomi global meskipun proyeksi pertumbuhan jangka pendek Australia dipangkas. SoMP dirilis empat kali setiap tahun (kuartalan) dan memuat penilaian terhadap kondisi ekonomi saat ini, bersama dengan outlook inflasi dan pertumbuhan.

Untuk estimasi inflasi, RBA tidak mengadakan perubahan apapun, sedangkan untuk proyeksi pertumbuhan hingga bulan Juni 2017, levelnya dipangkas sebanyak 1 persen poin karena "base effect" dari kontraksi yang terjadi di kuartal ketiga. Ekspor gas alam Australia, diprediksi akan menambah setengah persen ke pertumbuhan GDP dalam tahun 2017 dan 2018.

"(Namun) Pertumbuhan secara keseluruhan diekspektasikan belum akan cukup untuk menurunkan tingkat pengangguran yang diprediksikan untuk periode ini," kata RBA dalam SoMP. Tingkat pengangguran Australia berada pada angka 5.8 persen di bulan Desember. 

Komoditas Australia Terangkat China 
Adanya lonjakan tak terduga dalam harga komoditas akibat kenaikan pertumbuhan di China dan membaiknya pertumbuhan di negara-negara maju secara global, berhasil mengangkat perdagangan komoditas Australia hingga 15 persen sejak pertengahan tahun 2016. 

AUD/USD hanya menunjukkan sedikit perubahan setelah laporan tersebut, dengan diperdagangkan pada harga 0.7622 pada pukul 11:38 di Sydney dibandingkan dengan angka 0.7621 sebelum rilisnya SoMP.


Keyword : berita forex lengkap, berita forex hari ini, berita forex update, berita harianforex, sumber : seputar forex.com, harianforex.com

Berita Forex - Trump dan Buruknya Laporan Kinerja, Wall Street Lesu

Bursa saham Wall Street di Amerika Serikat (AS) masih lesu pada perdagangan Selasa. Ini karena kinerja yang mengecewakan dari sejumlah perusahaan, dan ketidakpastian rencana Trump mendorong pertumbuhan ekonomi.


Kinerja ExxonMobil yang di bawah ekspektasi pelaku pasar membuat sahamnya jatuh 1,2%. Perusahaan migas ini melaporkan penghasilannya di kuartal IV-2017 turun 39,6% menjadi US$ 1,7 miliar.

Saham-saham yang turun di antaranya adalah JPMorgan Chase, Goldman Sachs, dan Caterpillar. Saham-saham blue chip ini sebelumnya naik tinggi saat Trump jadi presiden, dan memunculkan harapan adanya pemangkasan pajak, anggaran infrastruktur yang besar, dan kebijakan lain untuk mendorong pertumbuhan ekonomi.

Akan tetapi sekarang, muncul keraguan besar bahwa Trump dan anggota Kongres Republik bisa mewujudkan agenda tadi, setelah kontroversi yang terjadi pada kebijakan yang dikeluarkan Trump, yaitu soal imigrasi.

Pada perdagangan Selasa (31/1/2017), indeks Dow Jones turun 0,5% ke 19.864,09. Indeks S&P 500 turun 0,1% ke 2.278,87. Sementara indeks Nasdaq naik tipis ke 5.614,79.

"Ini karena kombinasi berita soal kinerja yang mengecewakan, kekhawatiran soal Trump, dan berita makro," kata Analis, Peter Cardillo, dilansir dari AFP, Rabu (1/2/2017).

Saham UPS Jatuh 6,8% karena mengalami kerugian US$ 239 juta di kuartal IV-2016. Saham perusahaan alat olahraga, Under Armour jatuh 23,4% karena kinerjanya di bawah ekspektasi pasar. Saham Harlet-Davidson turun 1,5% karena turunnya permintaan

Berita Saham - Januari 2017, IHSG Tercatat Naik 15% YoY

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di akhir Januari 2017 berada di 5.294. Posisi ini lebih tinggi 15% dibandingkan Januari 2016 di 4.615.


"Bulan Januari saat ini, bila dibanding dengan Januari tahun lalu, indeks meningkat 15%" ungkap Direktur Utama BEI, Tito Sulistio di Gedung BEI, Jakarta, Selasa (31/1/2017).

Sementara, nilai transaksi harian meningkat 12% year on year (yoy), dari Rp 5 triliun pada Januari 2016, menjadi Rp 5,6 triliun. Sedangkan jumlah transaksi atau frekuensi meningkat 43%. Dari 209.450 kali, menjadi 300,20 ribu kali di pada Januari 2017.

Selain itu, Tito mengatakan, pada Januari ini BEI telah Januari telah membuka fasilitas inkubator serta bakal membuka relaksasi margin, dari 45 saham menjadi 185 saham melalui persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

"Januari kita telah membuka inkubator, untuk mendidik para startup. Januari juga kita juga sudah memancing stocklab 'Yuk Nabung Saham'. Dan yang paling penting hari ini kita membuka dengan persetujuan dengan OJK, relaksasi dari margin. Sehingga tadinya dari 45 saham, jadi sekarang 185 saham bisa dimarginkan," tuturnya.

keyword : berita saham, berita ihsg, seputarforex, harianforex, sumber : detik.com

Berita Emas - Emas Merangkak Naik Ditengah Ketidakpastian Trump

HarianForex.com - Kebingungan pasar tentang perdagangan AS dan penerapan kebijakan imigrasi Trump telah membuat harga emas di sesi Asia pada hari Rabu (01/02) meningkat kembali. Selain itu, pelaku pasar kini tengah menunggu keputusan dan pengumuman tingkat suku bunga oleh the Fed nanti malam. Saat berita ini diturunkan, pair XAU/USD diperdagangkan di kisaran 1,210 Dolar AS. Harga emas batangan pecahan 1 gram bersertifikat di Logam Mulia milik PT Antam, Tbk menguat menjadi Rp 587,000 daripada sebelumnya di level Rp 583,000.


Pada Comex New York Mercantile Exchange, harga emas berjangka untuk pengiriman bulan April naik sebesar 0.07 persen ke level harga 1,212 Dolar AS per troy ons. Sedangkan harga perak futures untuk pengiriman bulan Maret berada di kisaran harga 17.53 Dolar AS per troy ons ;dan harga tembaga futures untuk pengiriman bulan Maret diperdagangkan di level 2.724 Dolar AS per pound, mengalami penurunan sebesar 0.11 persen. 

Selama sesi perdagangan kemarin, harga emas menguat cukup signifikan karena permintaan aset save haven naik. Hal ini terjadi sejalan dengan pelemahan mata uang Dolar AS karena komentar Donald Trump tentang devaluasi mata uang di negara lain.  

Trump Jadi Faktor Pendorong Harga Emas 
Sejauh ini pelemahan mata uang Dolar AS disebabkan oleh kebijakan Trump yang menimbulkan ketidakpastian dan kekhawatiran pasar. Sebelumnya, Donald Trump telah memecat beberapa pejabat pemerintahan yang menolak untuk mendukung kebijakan anti-imigran. 

Ole Hansen, Analis Saxo Bank di Copenhagen berpendapat, tindakan Donald Trump diprediksi akan terus menjadi faktor yang dapat mempengaruhi pergerakan harga emas secara signifikan. Ia menuturkan, Presiden AS ini mampu memberikan sentimen positif pada harga emas karena ketidakjelasan kebijakan-kebijakan yang diambil. Buktinya, hingga kini pasar belum mendapatkan detail dari rencana pemangkasan pajak dan anggaran belanja pemerintah AS. Kondisi tersebut menurut Ole Hansen adalah alasan mengapa pasar finansial bisa naik atau turun dengan cepat. 

Di samping itu, untuk mengetahui pandangan dan indikasi terkait kenaikan tingkat suku bunga oleh the Fed, para pelaku pasar memberikan perhatian mereka pada hasil rapat FOMC nanti malam. Meskipun pada bulan Desember lalu the Fed mengindikasikan akan menaikkan tingkat suku bunga-nya tiga kali, sebagian besar analis memperkirakan hanya akan ada dua rate hike tahun 2017 ini. Kenaikan tingkat suku bunga AS bisa menguatkan mata uang Dolar AS, tapi menyebabkan harga emas menjadi mahal bagi pemegang mata uang asing lain sehingga harga emas cenderung bearish.