Ads
Forex Terkini

Berita Hari Ini

Artikel Forex

Info Broker

Analisa Forex - FOMC dan EUR/USD : Melanjutkan Resistensi atau Membayar GAP

HarianForex.com - Federal Reserve AS akan melakukan pertemuan kebijakan moneternya selama dua hari, membuat investor sebagian besar absen menjelang kegiatan tersebut.

Bank Sentral AS sebagian besar diperkirakan akan mempertahankan suku bunga tetap setelah kenaikan yang terlihat pada bulan Maret lalu. Meskipun begitu, pernyataan dan konferensi pers tersebut tetap akan menjadi isu utama, karena para pembuat kebijakan tampaknya akan mengalihkan jalur pengetatan moneter dari suku bunga ke neraca.

Berita acara dari keputusan 15 Maret yang diluncurkan awal April mengindikasikan bahwa The Fed masih optimis mengenai ekonomi, namun tidak terburu-buru mempercepat laju kenaikan suku bunga. Setelah itu, anggota FOMC lebih fokus pada neraca daripada tingkat suku bunga. Selama 10 tahun terakhir, Fed telah menambahkan lebih dari $4,5 triliun obligasi dan sekuritas terkait hipotek ke neraca.

Selama konferensi pers bulan Maret, Janet Yellen mengatakan bahwa perubahan pada neraca bergantung pada kondisi ekonomi, dan sementara data terakhir jauh dari perkiraan, cukup lemah untuk menyarankan Bank Sentral untuk dapat menawarkan sikap yang lebih konservatif bulan ini. 

Pembacaan makro ekonomi yang buruk telah menyebabkan pasar meragukan bahwa bank sentral akan menaikkan suku bunga dua kali lagi tahun ini, dengan tiga pertemuan "live" selanjutnya  " Juni, September dan Desember"

Jika bank mengisyaratkan bahwa tidak ada perubahan yang diharapkan pada bulan Juni, pasar kemungkinan akan berasumsi bahwa hanya akan ada kemungkinan kenaikan satu tingkat lagi tahun ini, karena tampaknya tidak mungkin Fed akan menaikkan suku bunga dalam dua pertemuan berturut-turut. Greenback yang sudah lemah akan terpengaruh secara negatif oleh hasil ini.

Skenario hawkish tidak mungkin terjadi, kecuali the Fed dengan jelas menunjukkan bahwa dua kenaikan suku bunga masih bisa dilaksanakan. 

Analisa Teknis EUR/USD
Menjelang pertemuan FOMC, EUR/USD  berada diharga tertinggi tahun 2009 di 1,0950, setelah putaran pertama pemilihan Perancis. Ketidakpastian politik telah berkurang, sementara inflasi di kawasan ini naik secara mengejutkan.


Pasangan ini telah mencapai resistansi jangka panjang, retracement 61,8% setelah penurunan panjang pasca pemilu AS kemaren. Pair ini berhasil mencapai level 1,0930 hingga 1,0950, meskipun kembali turun dan bertahan di atas 1,0820. 

Pembacaan teknis dengan grafik harian menunjukkan bahwa harga berada di atas rata-rata pergerakannya, dengan bullish SMA 20 akan melampaui SMA 200 untuk pertama kalinya sejak September 2016. Meskipun  indikator teknis terkonsolidasi di wilayah overbought, ini hanya mencerminkan ketiadaan petunjuk, bukan menyarankan penurunan minat beli. 

Secara keseluruhan, pasangan ini siap memperpanjang kenaikannya, dengan resisten jangka pendek adalah resistance yang telah disebutkan diatas, kemudian 1,1000 dan 1,1045. Di atas level yang terakhir menjelang NFP, pasangan ini memiliki peluang untuk naik hingga 1,1260.

Jika yang terjadi adalah sebaliknya, maka support langsung ada di harga 1,0850, namun pair ini mesti menembus harga  1,0820 untuk melihat penurunan yang lebih jauh dengan target 1,0730, dan kembali ke harga sebelum GAP pembukaan mingguan setelah hasil pemilihan Perancis minggu kemaren.

Berita Forex - Harga Tembaga Jatuh, AUD/USD Sell - Off

HarianForex.com - AUD/USD mengakhiri kenaikannya dan  stabil di bawah level 0,7550. Pair ini kemudian terlihat  turun tajam pada jam terakhir untuk menguji 0,75.


Aussie mengalami penurunan  karena jatuhnya harga tembaga, setelah emas juga dilanda aksi Sell-Off pasca pembukaan pasar China. Angka IMP manufaktur China yang mengecewakan terus membebani harga tembaga.

Terlebih lagi, penjualan USD yang terhenti ditambah dengan melemahnya mata uang pasangannya. Kakolaborasi ini mendorong pergerakan downside terbaru pada mata uang utama. AUD/NZD merosot ke posisi terendah mingguan setelah Kiwi didorong oleh laporan pekerjaan NZ yang kuat dan rebound dalam harga minyak.

Selanjutnya, fokus sekarang tetap tertuju pada data pekerjaan ADP AS dan laporan IMP non-manufaktur ISM untuk membantu pergerakan USD, sementara pertemuan FOMC juga dipantau dengan cermat  mengenai kenaikan suku bunga bulan Juni.

Level Teknis AUD/USD
Pada harga  0,7520, support langsung berada di 0,7500. Jika tekanan jual cenderung meningkat, maka akan menyeret Aussie ke 0,7484 dan 0,7446. 

Di sisi lain, jika pasangan ini menemukan resisten langsung di 0,7531/39 (20 & 200-DMA) maka akan terjadi kenaikan ke level berikutnya yang berada di 0,7577/86 (50 & 100-DMA) dan 0,7595 (tinggi 24 Apr).

Kabar Minyak - Harga Minyak Menguat Ditopang Laporan API Positif

HarianForex.com - Minyak menguat di kedua sisi Atlantik setelah American Petroleum Institute (API) melaporkan penurunan persediaan minyak AS lebih besar dari perkiraan.


Pada saat tulisan ini dibuat, minyak WTI naik 41 sen atau 0,86% menjadi $48,07/barel. Brent naik 48 sen atau 0,95% pada $50,94/barel.

American Petroleum Institute (API) melaporkan penurunan yang sehat sebesar 4,2 juta barel dalam persediaan minyak mentah Amerika Serikat. Analis memperkirakan penurunan 2,2 juta barel untuk pekan yang berakhir 28 April.

Persediaan bensin juta turun 1,9 barel. Analis memperkirakan bensin membangun 1 juta barel.

Pedagang minyak akan tertarik untuk melihat apakah laporan resmi pemerintah AS tersebut mengkonfirmasikan penurunan persediaan API.

Berita Forex - Jelang Data IMP konstruksi dan FOMC, GBP/USD Targetkan 1,2970

HarianForex.com - GBP/USD hari ini berangkat dari harga  pemulihan kemarin di atas level 1,29 di Asia, sekarang berupaya untuk mendapatkan kembali penghalang 1,2950 di tengah dolar AS yang lemah.


Spot ini mendapat dukungan dari fundamental Inggris yang optimis, setelah kenaikan tajam akibat data IMP manufaktur. Sementara data  BRC terbaru menunjukkan bahwa deflasi harga toko pada bulan April adalah yang terkecil dalam hampir 3-1/2 tahun.

Namun selama satu jam terakhir, spot ini terlihat mengkonsolidasikan rally semalam, karena penjualan dolar AS yang tersendat, karena pasar bersiap menyambut keputusan FOMC.

Fokus sekarang bergeser ke data ekonomi berikutnya yang akan mendorong pair ini bergerak lebih tinggi menuju puncak beberapa bulan terakhir di 1,2970 kemudian 1,3000. 

Data IMP konstruksi Inggris untuk April diperkirakan akan mencapai 52,1 dibandingkan 52,2 sebelumnya. Namun, kejutan positif tidak bisa dikesampingkan setelah laporan IMP manufaktur kemarin. Juga, layanan ADP AS dan laporan IMP Jasa ISM akan memiliki dampak signifikan bagi spot ini menjelang hasil the Fed dini hari nanti.

Analisa Teknis
Pencapaian di atas 1,2955 (tinggi 1 Mei) bisa mengangkat pasangan di atas 1,2970 (puncak 7 bulan) untuk seterusnya menguji 1,3000 (level psikologis). Sebaliknya, penurunan di bawah 1,2900, akan mengarah ke penembusan berikutnya di bawah 1,2886/84 (10-DMA/rendah 28 Apr) kemungkinan akan menyeret pasangan ke arah pengujian support berikutnya di dekat 1,2832 (S2 klasik/Fib S3).

Berita Forex - AUD/NZD Semakin Terpuruk Setelah data Pekerjaan Selandia Baru Dirilis

HarianForex.com - Isu beli mata uang NZD melonjak setelah data resmi menunjukkan tingkat pengangguran Selandia Baru turun menjadi 4,9% pada kuartal Maret. Hal ini mendorong AUD/NZD ke level terendah satu minggu di level 1,0811.


Perdagangan di sekitar 50-DMA
Pasangan ini terakhir terlihat diperdagangkan di sekitar level 50-DMA 1,0831. 

Tingkat pengangguran Selandia Baru turun lebih dari yang diperkirakan pada kuartal pertama, sementara tingkat partisipasi angkatan kerja mencapai titik tertinggi sepanjang masa, terutama karena masuknya imigran yang terus berlanjut. Data tenaga kerja yang kuat membayangi inflasi dan mendorong NZD untuk bergerak lebih tinggi.

Analisa Teknis AUD/NZD
Penurunan di bawah 1,08 (level nol) akan membuka jalan ke 1,0761 (rendah 7 Apr). Di sisi yang lebih tinggi, pencapaian 1,0867 (5-DMA) akan membuka jalan ke arah 1,0912 (tinggi 2 Mei) dan 1,0935 (tinggi 1 Mei).

Analisa Hari Ini

Materi Belajar

Tools Forex

 

Copyright 2017 ©Harian Forex Group.